DEFINISI
Ø
Ergonomi
merupakan suatu bidang studi yang mencari atau menangani desain peralatan dan
tugas-tugas yang cocok dengan kapabilitas manusia beserta batasnya
Ø
Merupakan suatu bidang studi yang menangani
perancangan kegiatan dan tugas yang cocok dengan kapabilitas manusia dan
limitnya seta faktor kenyamanan kerja seperti kenyamanan dari segi anatomi,
psikologi, manajemen, tata letak ruang dan peralatan yang mudah dijangkau bagi
manusia dalam melaksanakan aktifitasnya.
Ø
Ergonomik
Disebut juga dengan faktor kenyamanan kerja
Ø
Ergonomi
(faktor manusia) merupakan studi tentang karakteristik fisik dari interaksi.
- Pengaturan kontrol dan
tampilan
- Lingkungan fisik dari
interaksi
- Aspek kesehatan
- Penggunaan warna
Ø
Beberapa
Aspek yang berhubungan dengan Ergonomik yaitu :
- Pengukuran dan Antropometrik
Antropometrik adalah suatu bidang
ilmu yang berhubungan dengan pengukuran tubuh manusia. Misalnya
tinggi badan dan jangkauan tangan. Isu-isu mengenai jangkauan,
kenyamanan penglihatan, dan tinggi meja menjadi hal yang sangat penting untuk
diperhatikan.
Istilah antropometri berasal dari
“anthro” yang artinya manusia dan “metri” yang artinya adalah ukuran, jadi Antropometri
merupakan satu studi yang berkaitan dengan pengukuran dimensi tubuh manusia.
Antropometri digunakan sebagai pertimbangan ergonomis dalam proses
perancangan (disain) produk maupun sistem kerja yang memerlukan interaksi
manusia.
Pada dasarnya manusia memiliki :
Bentuk; Ukuran (tinggi, lebar);
Berat yang berbeda satu dengan yang lainnya.
BEBERAPA
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UKURAN TUBUH MANUSIA :
Umur :
Dimensi tubuh manusia akan tumbuh dan bertambah besar.
Jenis kelamin (sex) :
Dimensi ukuran tubuh laki-laki umumnya lebih besar dari wanita.
Suku/bangsan (ethnic) :
Setiap suku, bangsa, kelompok etnik memiliki karakteristik fisik yang
berbeda.
Posisi tubuh (posture) :
Sikap akan berpengaruh terhadap ukuran tubuh.
- Aspek Ergonomik dari
stasiun kerja
a. Pemasukan
data:
Biasanya pemasukan data adalah pekerjaan
yang berorientasi pada hard copy, sehingga operator akan jauh lebih banyak
menghabiskan waktunya untuk melakukan pengetikan dibanding dengan melihat ke
layar tampilan. Dari sisi beban otot, pekerjaa
pemasukan data memberikan beban yang sangat besar pada tangan,
pergelangan tangan, jari jemari, dan lengan. Penyelesaian yang baik atas
persoalan ini adalah dengan mengurangi beban jari jemari dan pergelangan tangan
dengan memberikan semacam penyangga bagi jari jemari dan
pergelangan tangan. Selain itu posisi pergelangan tangan dan jari
jemari harus tepat, sehingga ketinggian dan posisi papan ketik menjadi faktor
yang sangat penting. Dari sisi beban tubuh, terlihat bahwa
pekerjaan pemasukan data memberikan beban yang besar pada punggung dan bahu.Untuk
situasi ini, kita memerlukan kursi yang tepat.Kursi yang digunakan
harus dapat memberikan dukungan pada pinggang dan akan lebih baik lagi apabila
tinggi kursi dapat diatur. Selain itu pekerjaan pemasukan data juga memerlukan
penggerakan tubuh, terutama bagain leher dan kepala untuk melihat ke arah
dokumen sumber, sehingga keluhan adanyan leher yang sakit dapat dipahami.
b. Akuisisi data:
Merupakan jenis pekerjaan
yang dapat dikatakan berkebalikan dengan pemasukan data dalam hal karakteristik
bebannya.
Macam-macam
pekerjaan yang termasuk dalam kelompok ini antara lain adalah operator telepon,
pengatur lalu lintas udara dan petugas pos yang bertugas dibagian surat
elektronik. Dalam pekerjaan-pekerjaan diatas, para pekerja lebih
banyak menghabiskan waktunya untuk menatap layar tampilan yang ada dihadapan
mereka. Untuk mengurangi beban visual sebaiknya disediakan layar tampilan
dengan kualitas character yang baik, kontras karakter ke layar yang tinggi,
serta kendali kilau yang memadai.
c. Pekerjaan Interaktif:
Ragam interaktif dari pemanfaatan
layar tampilan mempunyai variasi yang sangat banyak. Pekerjaan tersebut bervariasi
mulai dari pemrogram komputer dan insinyur perancangan berbantuan komputer(yang
bekerja dengan daya kreatifitas tinggi karena mereka dapat bergerak leluasa
kesana kemari sesuai keinginan mereka) sampai kepada petugas reservasi yang
duduk diam terpaku untuk periode yang cukup lama. Sehingga terdapat
perbedaan yang sangat besar dalam hal tuntutan pekerjaan dan beban yang mereka
harus hadapi pada berbagai jenis operator yang menggunakan peralatan secara
interaktif.
d. Pekerjaan pengolahan kata:
Orang-orang yang banyak bekerja dengan program-program
pengolahan katapun juga dapat dikelompkkan kedalam pekerjaan yang harus mereka
lakukan. Pekerjaan pengolahan kata bervariasi dari mereka yang bekerja sebagi
tukang ketik (yang banyak menghabiskan waktunya untuk mengetik dan sedkit waktu
untuk melihat kelayar komputer, dan hanya sedikit melakukan pengetikan ketika
ia harus membetulkan tulisan yang ada dihadapannya)
- Pencahayaan
§
Cahaya
langsung:
Cahaya yang berasal dari
matahari yang menerobos masuk lewat jendela atau berasal dari sumber cahaya
buatan, misalnya dari bolam lampu.
§
Cahaya
Tak langsung
:
yang dipantulkan oleh:
·
Tembok
atau partisi
·
Langit-langit
rumah plafon
·
Lantai
rumah
·
Bahan-bahan
yang ada disekitar layar tampilan, misalnya pemegang dokumen.
·
Bagian
atas dari meja yang digunakan
·
Pakaian
yang digunakan oleh operator(meskipun sangat kecil)
- Suhu dan Kualitas Udara:
Saat ini pemakain mesin ketik
manual semakin berkurang. Mesin ketik manual telah digantikan dengan adanya
komputer pribadi yang menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan dengan mesin
ketik manual. Sehingga terutama bagi mereka yang mampu, mereka dengan serta
merta akan mengganti mesin ketik manual dengan komputer pribadi. Perpindahan
ini tentu saja disertai dengan timbulnya panas tambahan yang dibangkitkan oleh
komputer pribadi yang menyala untuk jangka waktu yang lama serta adanya suatu
bentuk derau yang dibangkitkan oleh komputer pribadi tersebut.
Isu mengenai bertambah
panasnya udara menjadi sangat penting untuk diperhatikan, karena perubahan suhu
udara yang sedikit saja akan
mempengaruhi kinerja seseorang. Perasaan kantuk dalam suhu udara yang panas
menjadi salah satu persoalan umum, selain semakin berkurangnya konstrasi kerja.
- Gangguan Suara:
Untuk memahami bahwa
suara-suara tertentu dapat menggangu konsentrasi sesorang, bayanngkanlah
suasana berikut. Dimisalkan anda duduk sendirian didalam sebuah ruangan
berpengontrol udara (ber-AC) yang ketika anda nyalakan mengeluarkan suara yang
lembut. Tetapi semakin lama suara pengontrol udara tersebut bersuara semakin
keras (karena sudah berumur agak lama) sehingga konsentrasi anda semakin lama
semakin buyar seiring dengan bunyi pengontrol udara yang semakin keras.
- Kesehatan dan Keamanan
Kerja:
Teknologi komputer merupakan
teknologi tinggi yang belakangan ini berkembang sangat pesat. Dengan
diperkenalkannya teknologi yang baru kedalam tempat kerja atau dirumah, aspek
kesehatan dan keamanan kerja harus dipertimbangkan dengan seksama. Dalam
konteks suatu perkantoran dalam sebuah instansi atau perusahaan tertentu,
seringkali muncul debat yang sangat seru atas kedatangan dan digunakannya
produk teknologi baru. Pada sejumlah kantor, misalnya penggantian mesin ketik
manual dengan sebuah komputer pribadi, meskipun bagi orang-orang tertentu
dianggap mampu meningkatkan gengsi mereka, tetapi bagi sejumlah orang lai,
penggantian itu sering dianggap sebagai ancaman akan kelangsungan status
mereka.
Aspek keamanan dan kenyamanan
kerja ketika anda menggunakan stasiun kerja dapat dipengaruhi oleh kondisi umum
kesehatan anda. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesehatan yang
bervariasi secara signifikan dapat mempertinggi resiko ketidak nyamanan,
kelelahan otot dan persendian, bahkan cedera, serta sejumlah resiko kesehatan
yang lain. Kondisi kesehatan itu antara lain:
·
Radang
persendian
·
Penyakit
gula
·
Berat
badan yang berlebihan
·
Darah
tinggi
·
Stress
·
Merokok
·
Kehamilan,
menopouse dan kondisi lain yang mempengaruhi tingkat hormon
·
Umur
yang semakin bertambah
·
Kondisi
fisik yang jelek
- Kebiasaan Dalam Bekerja:
Selain kondisi kesehatan yang
prima, penempatan mebel, peralatan kantor dan penempatan sumber cahaya,
kebiasaan bekerja pun dapat mempengaruhi kinerja anda selama anda bekerja menggunakan
layar tampilan.
Agar anda selalu merasa
nyaman dalam bekera, biasakan untuk selalu:
·
Bekerja
dalam keadaan sesantai mungkin dan dalam posisi yang benar. Hindarkan posisi
yang dapat mengakibatkan ketidaknyamanan, bahkan cidera, otot
·
Mengubah
posisi duduk anda untuk mencegah kelelahan otot.
·
Berdiri
dan mengambil beberapa menit untuk mengendorkan ketegangan otot dann lakukan
olehraga ringan beberapa kali sehari
·
Mengusahakan
untuk tidak mengetik dalam jangka waktu yang lamayang memberikan tekanan fisik
yang berat pada anda.
·
Mengambil
istirahat sejenak secara periodis. Anda akan mendapat pengalaman bahwa
istirahat dalam waktu singkat dan sering jauh lebih bermanfaat dibanding dengan
istirahat yang lama tetapi jarang.
·
Memeriksa
kebiasaan kerja anda dan tipe pekerjaan yang hendak anda lakukan. Bagilah waktu
anda untuk bekerja secara bergantian sehingga anda tidak duduk dalam selang
waktu yang lama atua melakukan satu aktifitas yang sama terus menerus hal ini
selain untuk menghidnari kelelahan juga untuk mencegah dari kejenuhan.
Ø Contoh-contoh
Ergonomi
n pengaturan
kontrol dan tampilan
q
contoh : kontrol dikelompokkan berdasarkan
fungsi atau frekuensi penggunaan, atau secara berurutan
n lingkungan
sekitar
q
Contoh : pengaturan tempat duduk beradaptasi
untuk mengatasi semua ukuran pengguna
n masalah
kesehatan
q
Contoh : posisi fisik, kondisi lingkungan (suhu,
kelembaban), pencahayaan, kebisingan
n penggunaan
warna
q
Contoh : penggunaan merah untuk peringatan,
hijau untuk oke, kesadaran kebutaan warna, dll
Ø Keuntungan
Penerapan Ergomomi
- Produktifitas meningkat
- Aktifitas lebih baik karena adanya faktor kenyamanan layanan dalam melakukan pekerjaan.
- Hasil kerja lebih baik karena sistem yang diopersikan lebih familiar
- Efisiensi dan efektif dalam pengoperasian
sistem.
Ø Aspek
Ergomoni dalam IMK sangat diperngaruhi oleh ;
- Merupakan kebiasan/ karakteristik
manusia dalam menghasilkan kinerja untuk kemajuan organisasi
v Manusia
- Perilaku
- Budaya
- Sistem kerja
- Kedisiplinan dan tanggung jawab
v Hardware
/ peralatan Teknologi Informasi
1.
Sistem / piranti yang terbaru atau yang mudah
dikenal dan interaksi yang mudah diingat.
2.
Dapat menerima aplikasi dalam permasalahan yang
komplit supaya cepat memberikan infomasi.
3.
Dapat menjaga dan mendeteksi kesalahan dari
aspek manusia dan software.
v Software
1.
Dapat melakukan interogatif dengan brainware dan
hardware dengan cepat.
2.
Memberikan informasi dalam mengurangi kesalahan
sistem logika apabila kelaur dari konsep Sistem Informasi.
3.
Dapat memberikan informasi model yang terbaru
dalam melayani penggunaan tentang hasil informasi atau konsisten.
Ø Prinsip-prinsip
ergonomic
A.
Prinsip physical
1.
Jadikanlah segala sesuatu mudah dijangkau
2.
Bekerja dengan tinggi yang sesuai
3.
Bekerja dengan postur yang sesuai
4.
Mengurangi pengeluaran tenaga yang berlebihan
5.
Meminimalkan keletihan/kepenatan
6.
Mengurangi pengulangan yang berlebihan
7.
Memberikan jarak ruang dan akses
8.
Meminimalkan kontak atau hubungan stress
9.
Memberikan bobilisasi dan merubah posisi
10.
Menciptakan leingkungan yang menyenangkan
pencahayaan, temperatur dan mengecilkan
getaran.
B.
Prisip kognitif
1.
Adanya standarisasi
2.
Menghubungkan APSI dan persepsi
3.
Mempermudah pemaparan suatu informasi
4.
Menyajikan informasi pada level yang tepat
secara detail
5.
Memberikan gambaran yang jelas
6.
Membuat pola yang benar dan pengelompokan data
yang jelas
7.
Memberikan umpan balik secara cepat.
Ø Pencahayaan
v Tujuan
pencahayaan ;
a.
Menghindari user dari cahaya terang langsugn
dari pantulannya
b.
Memperoleh keseimbangan antar kecerahan layar
tampilan dan kecerahan pencahayaan yang ada di depan user.
c.
Menghidari cahaya langsung atau pantulan yang
langsung mengenai layar tampilan.
d.
Memberiakn keyakinan bahwa ada pencahayaan yang
cukup untuk perkejaan yang tidak menggunakan layar tampilan.
v Sumber
cahaya
a.
Cahaya langsung bersala dari matahari dan lampu
yang langsung menerobos ke ruang pekerjaan lewat jendela.
b.
Cahaya tidak langsung, dipantulkan oleh tembok
atau partisi platfon lantai, bahan yang disekitar monitor, permukaan meja dan
pakaian yang digunakan oleh operator.
c.
Panas yang berlebihan dari suhu komputer, untuk
mengatasi hal tersebut maka diperlukan tata ruang yang dapat meredam dan
menstabilkan cahaya dan suhu ruangan yang nyaman untuk menjaga keawetan
peralatan.
Gangguan suara
Berasal dari AC, komputer, manusia, suara speaker dan peralatan lain yang mengakbiatkan tergangnunya konstrasi user / pengguna dalam melangsungkan aktifitas.
Ergonomik
1. Kenyamanan dalam menjalankan aktifitas
2. Keseimbangan dari semua aspek
3. Aspek menggambarkan suasana kerja yang familiar
4. Ruangan yang artistik
5. Lingkungan yangmeningkatkan hasil kerja
6. Keserasian dari tata letak pencahaan, prilaku, sistem yang familiar dapat meningkatkan pengembangan organisasi.
Gangguan suara
Berasal dari AC, komputer, manusia, suara speaker dan peralatan lain yang mengakbiatkan tergangnunya konstrasi user / pengguna dalam melangsungkan aktifitas.
Ergonomik
1. Kenyamanan dalam menjalankan aktifitas
2. Keseimbangan dari semua aspek
3. Aspek menggambarkan suasana kerja yang familiar
4. Ruangan yang artistik
5. Lingkungan yangmeningkatkan hasil kerja
6. Keserasian dari tata letak pencahaan, prilaku, sistem yang familiar dapat meningkatkan pengembangan organisasi.
ABSTRACT
Interaksi manusia dan komputer memiliki tiga aspek yaitu
salah satunya adalah aspek ergonomic. Ergonimic merupakan suatu bidang studi
yang menangani perancangan kegiatan dan tugas yang cocok dengan kapabilitas
manusia dan limitnya seta faktor kenyamanan kerja seperti kenyamanan dari segi
anatomi, psikologi, manajemen, tata letak ruang dan peralatan yang mudah
dijangkau bagi manusia dalam melaksanakan aktifitasnya. Ergonomi harus bisa
memahami seluruh kondisi manusia, baik dari segi anatomi, fisiologi, psikologi,
engineering, manajemen, dan desai atau perancangan untuk melaksanakan tugas
yang berguna.
ANALYSIS
Ergonomi
melihat sesuatu sebagai :
- pengaturan dari berbagai
kontrol dan tampilan, yang dibagi menjadi tiga kategori, yaitu :
- kontrol fungsional yang
merupakan kontrol yang berhubungan dengan penggunaan menu file, edit,
view, dsb
- kontrol sekuensial yang
mengontrol dan mengorganisasikan penggunaan interaski tipikal
- kontrol frekuensi
adalah kontrol yang menempatkan sesuatu pada tempatnya dan bagaimana
mereka digunakan. Paling umum digunakan user atausesuatu yang mudah
diakses, yaitu menggunakan Dvorak keyboard
- masalah lingkungan yang
melingkupinya, yang merupakan faktor yang harus diperhatikan, seperti
pengaturan tempat duduk yang dapat disesuaikan dengan semua pengguna
- maslah kesehatan seperti
posisi fisik, kondisi lingkungan (temperatur, kelembaban), cahaya dan
gangguan
- penggunaan warna, yang
sebaiknya bukanlah warna yang terlalu terang ataupun terlalu gelap. Contoh
penggunaan warna, seperti warna merah untuk peringatan, hijau untuk
pembolehan dan perlu memperhatikan user yang buta warna. Biasanya
menggunakan warnta yang lebih cerah yang tidak terlalu bervariasi.
Warna-warna yang efektif digunakan adalah sebagai berikut :
- high contrast dan low
contrast tidak efektif untuk digunakan karena akan berpengaruh terhadap
kesehatan mata.
- Warna contrast yang
gelap digunakan untuk tombol dengan warna terang untuk bagian atas, tidak
menggunakan warna terang untuk tombol dan warna galap untuk bagian atas
- Hindari penggunaan
perbandingan corak warna yang berlebihan karena akan mengakibatkan warna
yang digunakan menjadi tidak efektif
- Ergonomi baik untuk
pendefinisian standar dan pedoman pembatasan bagaimana kita mendesain
aspek tertentu dari sistem.
Prinsip
ergonomi
Prinsip
ergonomo terdiri dari dua bagian :
- prinsip fisikal
- menjadikan segala
sesuatu mudah untuk di jangkau.
- Bekerja dengan tinggi
yang sesuai atau cocok
- Bekerja dengan postur
yang sesuai
- Mengurangi pengeluaran
tenaga yang berlebihan
- Meminimalkan kepenatan
atau keletihan
- Mengurangi pengulangan
yang belebihan
- Memberikan jarak ruang
dan akses.
- Meminimalkan contact
stress
- Memberikan mobilisasi
dan mengubah postur atau posisi
- Menahan getaran
- Menciptakan lingkungan
yang menyenangkan, seperti :
- pencahayaan yang tepat
- Menghindarkan user dari
cahaya langsung atau pantulannya.
- Memperoleh keseimbangan
antara kecerahan (brightness) layar tampilan dan kecerahan yang ada
didepan user
- Menghindari cahaya
langsung atau pantulan yang langsung mengenai layar tampilan. Memberikan
keyakinan bahwa ada pencahayaan yang cukup untuk pekerjaan yang ridak
menggunakan layar tampilan
- Prinsip kognitif
- Adanya standarisasi
- membuat stereotype
- menghubungkan aksi
dengan persepsi
- Mempermudah pemaparan
suatu informasi
- menyajikan informasi
pada level yang tepat secara detail
- memberikan image atau
gambaran yang jelas
- membuat redundansi,
misalnya warna yang berbeda, cetak tebal miring, etc
- membuat pola atau
patterns
- memberikan stimulant
yang bervariasi sesuai dengan kondisi memberikan umpan balik secara tepat
atau seketika
Aspek
Ergomoni dalam HCI sangat diperngaruhi oleh :
- Manusia
- Perilaku
- Budaya
- Sistem kerja
- Kedisiplinan dan
tanggung jawab
- Hardware / peralatan
Teknologi Informasi
- Sistem / piranti yang
terbaru atau yang mudah dikenal dan interaksi yang mudah diingat.
- Dapat menerima aplikasi
dalam permasalahan yang komplit supaya cepat memberikan infomasi.
- Dapat menjaga dan
mendeteksi kesalahan dari aspek manusia dan software.
- Software
- Dapat melakukan
interogatif dengan brainware dan hardware dengan cepat.
- Memberikan informasi
dalam mengurangi kesalahan sistem logika apabila kelaur dari konsep
Sistem Informasi.
- Dapat memberikan
informasi model yang terbaru dalam melayani penggunaan tentang hasil
informasi atau konsisten
Benefits of
Implementation Ergonomic :
1. Productivity increased
2. Activities better because of the comfort factor in doing service work.
3. work better as a system more familiar when it operated
4. Efficiency and effective operation of the system.
1. Productivity increased
2. Activities better because of the comfort factor in doing service work.
3. work better as a system more familiar when it operated
4. Efficiency and effective operation of the system.
Pada dunia
kerja
Keluhan yang
sering muncul
- Pengguna komputer
mengalami ketegangan otot pundak, ketegangan otot siku, ketegangan
punggung.
- Pengguna yang bekerja
lama didepan computer akan mendapatkan miope yang semakin besar.
(Haider-Austria)
- Pengguna mengalami
iritasi dan ketegangan mata yang semakin hari makin bertambah. (Laubli –
Swiss)
Cara
Mengatasi Keluhan tersebut adalah :
- Perlu pengaturan tata
letak semua peralatan yang digunakan di stasiun kerja.
- Dua faktor yang
mempengaruhi unjuk kerja operator, yakni viewing angle dan posisi
papan ketik. (Sauter)
- Rancangan stasiun kerja
yang baik adalah penempatan papan ketik dan tempat duduk pada ketinggian
yang tepat. (Dainof)
Faktor
Ergonomi di tempat kerja
Peralatan . Perangkat keras dan
perangkat lunak Komputer yang berbeda. Sebagai contoh, lihat
perbedaan membaca menu drill-down antara program DOS dan program Windows
. Pada program DOS perlu upaya lebih keras untuk membacanya sedang pada alat penghubung
yang grafis dari program Windows dapat disesuaikan sehingga lebih mengurangi
radang mata bagi pemakai tertentu.
Work-Station
dan Lingkungan kerja.
Perhatikan perlengkapan kerja, penerangan, work-station, dan penempatan
komponen lingkungan lain yang dapat meningkatkan ergonomi tempat kerja .
Tugas . Disain Perangkat lunak
dapat memudahkan penggunaan ergonomic komputer . Pelatihan dan dukungan yang
lebih baik juga dapat meningkatkan berbagai hal. Satu hal terkait yang dengan
tugas tetapi murah, solusi masalah kesehatan yang low-tech adalah untuk meminta
manajemen untuk dengan tegas memberikan isirahat singkat
sesering mungkin untuk mengurangi tekanan phisik dan untuk membantu menyegarkan
pemakai akhir agar dapat berkonsentrasi lebih baik pada proyek.
Cara duduk atau
posisi yang tepat menurut beberapa peneliti dapat mendukung factor ergonomic
saat bekerja menggunakan computer. Posisi yang salah dalam bekerja mengunakan
computer dapat menimbulkan resiko terkena gangguan Computer Vision Syndrome(CVS),
yaitu gangguan kesehatan akibat berlama-lama menggunakan computer. Wujud
keluhannya antara lain mata lelah dan kering, sakit kepala, mual-mual hingga
muntah. Untuk mengurangi resiko tersebut, ditulis Dr. Raynard dalam bukunya
yang berjudul The Guidline to the Occupational Health and Safety Act
menunjukkan cara-cara untuk menguarangi resiko tersebut.
Pastikan bahawa
:
- cukup tempat dimeja anda
untuk menata posisi yang paling nyaman untuk CPU, monitor, keyboard,
mouse, printer, penyangga buku dan peralatan lain seperti telepon.
- atur meja anda dengan
mempertimbangkan bagaimana perangkat itu akan digunakan, misalnya mouse
dan telepon, harus ditempatkan pada posisi yang paling mudah dijangkau.
- atur pencahayaan ruang
kerja anda secara optimal cahaya yang terlalu kuat akan mengakibatkan
tampilan monitor tidak tajam, sementara cahaya yang rendah berpotensi
untuk menyebabkan ganguan pada mata.
- buku, laporan atau bahan
cetakan lain yang dibutuhkan dalam bekerja dengan computer sebaiknya
diletakkan dalam monitor, bias dibawah atau disampingnya.
Kursi :
Kursi merupakan
salah satu komponen penting ditempat kerja. Kursi yang baik akan mampu
memeberikan postur dan sirkulasi darah yang baik dan akan membantu menghindari
ketidaknyamanan. Pilih kursi yang nyaman, dapat diatur dan memiliki penyangga
punggung. :
Aturlah kursi
sedemikian rupa sehingga :
- paha anda dalam posisi
horizontal
- bila kursi kurang dapat
diatur, bagian bawah punggung dapat dibantu dengan diberi bantal.
- telapak kaki anda harus
dapat bertumpu secara rata di lantai ketika duduk dan ketika menggunakan
keyboard
- ubahlah posisi duduk
anda selama bekerja
Keyboard
Keyboard
diperlukan sebagai alat input yang selalu kita pegang ketika kita bekerja
dengan computer. Agar pemakainnya nyaman, usahakan untuk berada dalam posisi
like this :
- atur letak keyboard
sehingga lengan anda berada dalam posisi rileks dan nyaman, dengan lengan
bagian depan dalam posisi horizontal
- pundak anda dalam posisi
rileks, tidak tegang dan tidak terangkat keatas.
- pergelangan tangan harus
lurus, tidak menekuk keatas atau kebawah.
- ketika mengetik, maka
tangan harus ikut bergeser ke kiri ke kanan sehinggan jari tidak dipaksa
untuk meraih tombol-tombol yang harus diketuk.
- jangan memukul tombol,
tetapi tekan tombol secara halus sehingga jari dan tangan anda tetap
rileks
- pertimbangkan untuk
memanfaatkan keyboard ergonomic yang dirancang untuk dapat diatur sesuai
ukuran dan posisi lengan.
- manfaatkan fitur
shortcut pada keyboard.
Mouse
- tempatkan mouse didekat
dan permukaan yang sama dengan keyboard
- pegang mouse secara
ringan dan klik dengan tegas
- untuk jenis rolling-ball
mouse, bersihkan mouse secara periodic karena mpuse yang kotor akan
menggangu pergerakan kursor.
- lebih baik gunakan
optical mouse untuk memperoleh gerkan kursor yang lebih presisi.
Monitor
- posisi layar monitor
harus sedemikian rupa sehingga dapat meminimalisasi pantulan cahaya dari
lampu, jendela atau dari sumber cahaya lain
- untuk kenyamanan, atur
monitor sehingga mata anda sama tinggi dengan tepi atas layer, sekitar 5-6
dibawah bagian atas casing.
- atur posisi sehingga
jarak anda dengan monitor berkisar 50-60 cm.
- posisi monitor tepat
lurus dihadapan anda
- sedikit tengadahkan
monitor sehingga bagian atas monitor sedikit ke belakang
- atur level brightness
dan contrast sehingga senyaman mungkin.
- bersihkan layar monitor
secara periodic
- apabila anda mengalami
kesulitan untuk melihat tampilan layar dengan jarak 50-60 cm, coba
besarkan tampilan atau resolusi layar. Apabila resolusi 1024 x 768 terlalu
kecil, maka ubah ke 800 x 600. juga atur warna dan ukuran font bila perlu.
Cara
berkomputer yang baik :
- variasilah dalam bekerja
dan istirahatah secara periodic.
- mengambil nafas merupaka
fungsi yang otomatis, tetapi ketika kita berkonsentrasi didepanj layar
monitor maka kita cenderung sering menahan nafas, terlebih bila pekerjaan
kita diburu waktu. Ambil beberapa detik untuk menarik nafas panjang.
- jangan lupa untuk
mengedipkan mata saat memandang layar computer. Ketika memandang layar
kita cenderung lebih jarang berkedip daripada ketika bekerja dalal jarak
dekat lainnya seperti menulis surat atau yang lain. Berkediplah dengan
penuh dan sering.
Rangkuman
Penggunaan
computer dalam waktu lama bisa menimbulkan kelelahan yang akan berakibat
terhadap kualitas hasil kerja. Oleh karena itu selaian pemilihan alat interaktif
yang tepat juga perlu diperhatikan aspek kenyamanan kerja di ruang
kerja. Kenyamanan ruang kerja ini meliputi kenyamanan : stasiun
kerja, udara, suara, pencahayaan, dan kebiasaan kerja. Oleh karena itu
aspek ergonomic dalam dunia kerja yang sehari-harinya menggunakan computer
sebagai alat Bantu bekerja sangat dibutuhkan agar hasil pekerjaan dapat
maksimal dan sesuai dengan harapan
Aspek ERGONOMI dalam Interaksi Manusia dan Komputera
(IMK)
Merupakan suatu bidang studi yang
menangani perancangan kegiatan dan tugas yang cocok dengan kapabilitas manusia
dan limitnya seta faktor kenyamanan kerja seperti kenyamanan dari segi anatomi,
psikologi, manajemen, tata letak ruang dan peralatan yang mudah dijangkau bagi
manusia dalam melaksanakan aktifitasnya.
Keuntungan Penerapan Ergomomi
- Produktifitas
meningkat
- Aktifitas
lebih baik karena adanya faktor kenyamanan layanan dalam melakukan
pekerjaan.
- hasil
kerja lebih baik karena sistem yang diopersikan lebih familiar





0 komentar:
Posting Komentar